Nani Ternyata Sempat Nyaris Gabung Juventus

Mantan bintang Timnas Portugal, Luis Nani baru-baru ini mengungkapkan sebuah fakta yang jarang diketahui publik, bahwa di masa lalu dia sempat nyaris bergabung dengan raksasa Serie A Italia, Juventus. Kesempatan tersebut menghampirinya saat masih berkostum Manchester United, tapi pada akhirnya gagal terwujud.

Nani sendiri cukup lama bermain untuk Manchester United, dia merapat ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas tahun 2007 silam. Karena sama-sama berasal dari Sporting CP, tak ayal dirinya kerap disandingkan dengan bintang utama klub, Cristiano Ronaldo. Awalnya, Nani kerap jadi andalan, namun seiring berjalannya waktu dia mulai diabaikan.

Masalahnya adalah karena cedera yang dialami sang pemain sejak 2012 yang kemudian mengganggu performanya. Penampilannya terus menurun sejak saat itu. Dan sekarang, pria berumur 33 tahun tersebut sedang memperkuat salah satu klub MLS yakni Orlando City. Di Amerika Serikat, Nani berhasil mengemas 12 gol dari 30 penampilannya.

Karirnnya di Manchester United sendiri berakhir di tahun 2013, Nani sempat dipinjamkan ke Sporting CP, sebelum kemudian resmi dilepas permanen ke Fenerbahce. Padahal, sempat ada peluang bagi sang Winger untuk mencoba karir di Italia bersama Juventus, bahkan saat itu kesepakatan antara United dengan Klub Serie A sudah tercapai.

Namun, di menit-menit terakhir, Manchester United secara sepihak membatalkan transfer tersebut.

“Saat saya baru sembuh, saya akan pindah ke Juventus. Semua berjalan dengan baik. Juventus menginginkan saya. Direktur berkata ya, pelatih berkata ya. Dan pada menit-menit akhir, di detik terakhir, saat bursa transfer ditutup, mereka berkata: ‘Tidak, kami tak inginkan itu lagi, kami takkan membiarkan Nani pergi’,” Beber Nani kepada Tribuna Expresso.

Nani Bingung dengan keputusan klubnya itu, dia tentu saja merasa kecewa, terlebih Juventus terus berkembang sejak saat itu sampai sekarang, menjadi langganan juara Scudetto delapan musim terakhir secara beruntun.

“Saya bertanya kenapa. ‘Tidak, anda bertahan di sini. Anda takkan pergi’. Saya kecewa, kami berdebat. Namun saat saya sadar telah bertahan, saya bicara ke direktur dan berkata: ‘Saya di sini tahun ini, akan melakukan yang terbaik, anda menunjukkan bahwa saya berharga, terima kasih banyak,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *