Xavi Hernandez Terang-Terangan Akui Ingin Tangani Barcelona

Legenda Spanyol, Xavi Hernandez tak bisa menutupi keinginannya untuk kembali ke mantan klub, Barcelona untuk menjadi pelatih Messi dkk suatu saat nanti.

Xavi Hernandez sendiri adalah salah satu Legenda besar Barcelona yang menghabiskan sebagian besar karirnya bersama Raksasa Catalan tersebut.

Dia adalah lulusan akademi La Masia milik Raksasa Catalan yang kemudian mulai menembus skuat utama sejak tahun 1998. Sepanjang membela tim utama Barcelona, karir Xavi sangat bagus dengan banyak gelar dan ban kapten di lengannya.

Pada tahun 2015 silam, Xavi akhirnya menyudahi perjalanannya bersama dengan Barcelona kemudian memilih terbang ke Qatar untuk membela Al Sadd. Keputusannya ini dibuat karena tidak ingin berhadapan dengan sang mantan klub di sisa karirnya.

Kemudian setelah gantung sepatu dari sepakbola sejak tahun 2018, Xavi kembali meneken kontrak kerja dengan klub yang sama untuk menjabat sebagai pelatih. Dengan kata lain, Al Sadd adalah klub pertamanya sebagai pelatih.

Baru dua tahun terjun ke dunia manajerial, Xavi sudah dikaitkan dengan kursi manajer Barcelona yang memang sempat lowong pada Januari lalu. Saat itu, klub memecat Ernesto Valverde.

Namun pada akhirnya Barca memilih Quique Setien karena disebutkan bahwa Xavi telah menolak tawaran tersebut. Namun kabar ini bisa dipastikan tidak benar.

Sang legenda mengakui bahwa menangani Barcelona adalah salah satu hal yang jadi impiannya sejak lama.

“Saya tidak menutupinya, saya selalu mengatakan itu, tujuan utama saya, ketika waktunya datang, adalah Barcelona,” buka

“Ini adalah rumah saya dan itu akan menjadi sebuah mimpin yang menjadi kenyantaan. Tapi, sekarang saya fokus pada Al Sadd, tidak sebar dengan musim baru,” kata Xavi dikutip dari Marca.

Xavi lantas kembali dikaitkan dengan Barcelona selepas berakhirnya kampanye musim ini. Namun yang bersangkutan enggan berkomentar dan meminta publik untuk menghormati Quique Setien.

“Anda harus menghormati Quique Setien dan saya berharap yang terbaik untuk tim,” katanya.

Xavi mengaku optimis dengan nasib Barcelona dibawah arahan mantan pelatih Real Betis tersebut musim depan.

“Tapi saya menyukai ide-ide Quique Setien, sekarang dan di tim-tim sebelumnya: mendominasi laga dan bermain sepakbola yang menarik. Kami sudah melihat laga yang indah di Barcelona bersama Setien,” kata Xavi.

Saat Banyak Yang Mengkritik De Gea, Scholes Membela

David De Gea dibanjiri kritik terkait dengan performa buruknya dalam pertandingan melawan Chelsea kemarin. Tapi menariknya, Paul Scholes yang biasanya ikut mengkritik sang kiper kini malah pasang badan.

Manchester United gagal melangkah ke babak final FA Cup musim ini setelah ditaklukan Chelsea pada babak semifinal. Pertandingan yang berlangsung di Wembley Stadium, pada senin dinihari WIB (20/07) tersebut berkesudahan dengan skor akhir 1-3, kemenangan Chelsea.

Bisa dikatakan, Manchester united kurang beruntung dalam pertandingan tersebut. Pasalnya dua dari tiga gol yang diciptakan Chelsea justru berawal dari blunder fatal penjaga gawang David De Gea. Sedangkan satu gol lagi tercipta karena aksi bunuh diri bek Harry Maguire.

De Gea jelas lebih disoroti, apalagi jika mengingat fakta bahwa kiper Spanyol sudah berulang kali melakukan Blunder musim ini.

Mantan kiper Spanyol tersebut lantas mulai dibanjiri kritik, dari para pandit sepakbola sampai sederet legenda klub.

Biasanya, Paul Scholes juga aktif mengkritik para pemain Manchester United di periode buruk seperti ini. Tapi anehnya, sosok yang juga merupakan legenda Setan Merah tersebut kini justru pasang badan terkait De Gea.

“Ya, dia sedang mengalami masa-masa yang buruk… tapi tanpa dia, United takkan finisi di 10 besar dalam enam tahun terakhir… dia akan segera kembali!” tulis Scholes pada fitur Instatory di media sosial Instagram miliknya.

Padahal, pelatih Ole Gunnar Solskjaer juga mengkritik performa De Gea dalam pertandingan tersebut, terutama terkait proses terjadinya gol kedua Chelsea. Namun, sang juru taktik menegaskan bahwa dia tetap percaya pada sang pemain.

“David tahu bahwa dia seharusnya bisa menyelamatkan itu 100 kali dari 100 peluang, tetapi begitulah sepak bola. Sudah selesai. Ayo move on. Saya tahu dia adalah orang yang punya mental kuat sebagai seorang kiper,” ucapnya.

Tampaknya, kiper Spanyol itu akan kembali dipercaya untuk mengawal gawang Manchester United saat bertemu West Ham di ajang Premier League. Rencananya, pertandingan tersebut akan berlangsung pada Kamis dinihari WIB mendatang (23/07).

Manchester United harus menang demi memperlebar peluang lolos ke Liga Champions Eropa musim depan.

Kacau! Legenda MU Ini Pernah Kepergok Mabuk Jelang Pertandingan

Para pemain sepakbola di Eropa sana dituntut untuk sangat disiplin, mereka tentu akan mendapat sanksi jika tidak.

Tapi namanya manusia, ada saja kesalahan yang dibuat, seperti Rio Ferdinand misalnya. Siapa sangka ternyata dulu sang legenda MU pernah kepergok dalam kondisi mabuk saat pertandingan akan berlangsung.

Pengalaman yang sebenarnya cukup konyol tersebut diceritakan Ferdinand dalam wawancara bersama BT Sports baru-baru ini. Mantan bek Timnas Inggris itu mengaku pernah kepergok bau alkohol saat pertandingan Manchester United.

Menariknya, sosok yang memergoki dia adalah penyerang andalan klub saat ini, Wayne Rooney.

“Saya ingat Wayne Rooney dalam satu pertandingan sekali dan dia berkata, ‘wow, Kamu bau alkohol’,” kata Ferdinand.

Lebih lanjut, Ferdinand mengakui bahwa di masa mudanya dulu, dia adalah sosok yang suka minum. Bahkan, kebiasaan buruknya itu sudah berlangsung sejak awal meniti karir di atas lapangan bersama West Ham United.

“Ketika saya masih muda, saya gila, saya bisa menghabiskan sehari dengan minum. Saya akan minum sekitar 10 gelas bir sebelum beralih ke vodka. Selama di West Ham, saya mengalami penurunan ingatan, orang-orang biasanya bertanya tentang hasil dan saya tidak akan mengingat skornya.” kata Ferdinand.

Tapi terlepas dari kontroversinya ini, Ferdinand tetap dianggap sebagai salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Manchester United. Pemain asal Inggris itu bisa dikatakan sebagai bek tengah yang komplet.

Dia tidak pernah gentar saat harus berduel dengan para pemain lawan di area pertahanan tim. Total sudah 503 penampilan dia catatkan bersama Manchester United di semua ajang selama periode 1995 sampai 2015.

Selama membela Setan Merha, Ferdinand berhasil mencicipi enam gelar Premier League, enam gelar Community Shield, tiga gelar Piala Liga Inggris, dan satu gelar Piala Dunia Antarklub serta Liga Champions.

Dia sempat membela Queens Park Rangers sebelum akhirnya pensiun di tahun 2016. Setelah gantung sepatu, yang bersangkutan memutuskan bekerja sebagai pandit sepakbola Inggris dan sebagai komentator pertandingan.

Ferdinand juga kerap tampil di sosial media, celotehannya terkadang menyindir klub-klub rival MU.

Ole Gunnar Solksjaer Konfirmasi Cedera Victor Lindelof

Pelatih Ole Gunnar Solskjaer akhirnya mengakui bahwa salah seorang bek andalannya, Victor Lindelof mengalami cedera saat ditarik keluar dari pertandingan melawan Bournemouth kemarin.

Manchester United menghadapi Bournemouth dalam lanjutan Premier League akhir pekan kemarin. Laga tersebut berhasil dimenangkan Setan Merah lewat skor telak 5-2, namun ada satu hal yang membuat para fans United merasa cemas.

Sebagai informasi, Victor Lindelof tampil sebagai starter dalam pertandingan tersebut, dia dipercaya bertandem dengan Harry Maguire di jantung pertahanan tim utama.

Tapi, saat jeda pertandingan, Solskjaer memutuskan untuk menarik keluar Lindelof. Sebagai gantinya, ia memasukkan Eric Bailly sejak awal babak kedua. Keputusan ini mengundang tanda tanya publik, tentang alasan sang pelatih melakukan pergantian tersebut.

Ada yang berspekulasi bahwa bek Timnas Swedia mengalami cedera sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan dan harus ditarik keluar. Spekulasi terebut kemudian dibenarkan oleh sang juru taktik.

“Victor merasakan sakit di bagian punggungnya,” beber Solskjaer kepada MUTV.

Namun, pelatih asal Norwegia ini mengklaim bahwa cedera yang dialami Lindelof itu sebenarnya tidak terlalu parah. Hanya saja, Solskjaer tidak mau ambil resiko cedera itu semakin parah, dan karena alasan tersebut dia menarik keluar sang pemain pada saat jeda.

“Victor mengalami masalah dengan punggungnya hari ini. Kami berharap cedera itu tidak terlalu parah. Dengan situasi itu kami tidak mau mengambil resiko. Jadi kami langsung menggantikannya.” Tandasnya.

Eric Bailly yang turun sebagai pemain pengganti tampil cukup bagus di sepanjang babak kedua. Bahkan, pelatih juga melayangkan sanjungan kepada bek asal Prancis itu. Menurutnya, Eric Bailly menunjukkan performa yang cukup apik.

“Eric bermain dengan baik hari ini. Dia mendapatkan kesempatan bermain selama 45 menit dan ia sebelumnya bermain melawan Norwich dan juga melawan West Brom [laga uji coba], jadi dia bermain dengan baik.” ujarnya.

Namun ada satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh mantan pemain Villarreal, dimana yang bersangkutan melakukan handsball dalam kotak terlarang yang berbuntut pada hadiah penalti. Namun untungnya Setan Merah tetap berhasil meraih kemenangan.