Menang Tipis, Setien Sangat Puas Lihat Performa Barca

Barcelona memetik tiga poin dari pertandingan melawan Real Betis dinihari WIB tadi, berkat kemenangan tipis 3-2. Kendati menang tipis, manajer anyar Quique Setien tampak sangat puas dengan performa para pemainnya dalam laga tersebut.

Seperti diketahui, Barcelona bertandang ke Estadio Benito Villamarin guna berhadapan dengan tuan rumah Real Betis, Senin dinihiari WIB (10/02). Dalam duel jornada ke-23 La Liga Spanyol tersebut, Barcelona berhasil mempercundangi tuan rumah dengan skor akhir 2-3.

Bermain sebagai tim tamu, Barcelona lebih dulu tertinggal pada menit ke-6 lewat gol Canales dari titik putih. Frenkie de Jong lantas menyamakan kedudukan pada menit ke-9 usai menerima umpan terukur dari Lionel Messi.

Di pertengahan babak pertama, Nabil Fekir membawa tuan rumah kembali unggul. Sergio Busquest menyamakan kedudukan jelang ditutupnya babak pertama. Pada pertengahan babak kedua, Clement Lenglet berhasil mencetak gol ketiga Barcelona, yang sekaligus menyegel kemenangan.

Bisa dikatakan, Barcelona menghadapi lawan yang sulit dalam pertandingan tersebut. Namun konsistensi performa yang ditunjukkan Messi dkk membuat raksasa Catalan tetap berhasil membawa pulang tiga angka.

Tak heran jika selepas pertandingan, pelatih Quique Setien tampak begitu puas dengan performa para pemainnya.

“Saya sangat menyukai performa tim ini. Anda harus memberi apresiasi atas apa yang sudah mereka tampilkan. Ada hal-hal yang bisa kita lakukan dengan cara lebih baik, tetapi saya merasa senang,” Demikian ujar Quique Setien dikutip dari Marca.

Selain tiga poin, kemenangan atas Real Betis bisa dikatakan membawa kepercayaan diri Barcelona kembali. Mengingat, selama beberapa pekan terakhir ini raksasa Catalan diterpa sejumlah isu tak sedap. Termasuk diantaranya konflik internal antara Messi dan Abidal.

Terlepas dari performa para pemainnya, pelatih Quique Setien juga menilai bahwa tuan rumah Real Betis tampil bagus sepanjang laga tersebut.

“Mereka memaksa kami untuk benar-benar tampil menekan sejak menit pertama, tetapi mereka punya pemain dengan kualitas yang bagus. Nabil Fekir tampil luar biasa dan sulit untuk merebut bola darinya, tetapi kami akhirnya menemukan momen kami,” tutup sang juru taktik.

Sadio Mane Menepi Sampai Jeda Musim Dingin

Liverpool sempat dibuat cemas dan was-was dengan kondisi winger andalan mereka, Sadio Mane. Pemain Senegal tersebut mengalami cedera dalam laga melawan Wolverhampton akhir pekan kemarin. Namun hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa cedera Mane tak begitu parah, bahkan yang bersangkutan sudah bisa kembali mentas selepas Jeda Musim Dingin.

Sadio Mane bermain sejak menit pertama pada pertandingan melawan Wolverhampton akhir pekan kemarin. Liverpool sendiri berhasil meraih kemenangan dengan skor akhir 2-1, namun kemenangan itu juga harus dibayar mahal dengan cederanya pemain Senegal. Mantan pemain Southampton ini kesakitan di tengah-tengah laga dan akhirnya ditarik keluar.

Setelah pertandingan tersebut, pelatih Jurgen Klopp mencoba bersikap tenang dan mengatakan bahwa cedera Mane tidak terlalu parah. Kabar ini tentu melegakan fans The Reds, pasalnya Mane adalah salah satu pemain penting bagi tim kesayangan mereka.

Tes medis kemudian dilakukan, dan ternyata cedera Mane sedikit lebih buruk dari dugaan awal, tapi harapannya dia tidak perlu menepi terlalu lama. Liverpool beruntung, cedera Mane tiba saat libur jeda musim dingin tiba. Dengan kata Lain, Mane hanya akan melewatkan laga melawan West Ham dan Southampton di ajang Premier League.

Setelah itu, Liverpool akan libur bertandinga selama kurang lebih dua pekan. Waktu libur tersebutpun bisa dimanfaatkan Mane untuk fokus memulihkan kondisinya. Kabar inipun dikonfirmasi oleh manajer Liverpool, Jurgen Klopp.

“Sadio tidak akan terlibat untuk pertandingan lawan West Ham dan mungkin Southampton. Setelahnya dia akan kembali ke jalur yang tepat. Dia menderita otot robek yang cukup serius. Kami beruntung itu tidak terlalu serius. Dia bakal absen selama tiga pertandingan,” ujar Klopp dikutip sebagaimana dilansir situs resmi Liverpool.

Liverpool sendiri sejatinay sudah mengantisipasi situasi seperti ini. Klopp bisa sedikit lebih tenang karena memiliki Takumi Minamino, yang bisa diminta mengisi posisi Mane. Minamino mungkin masih butuh waktu beradaptasi, tapi setidaknya kehadirannya bisa membuat lawan waspada. Apalagi, dua pertandingan berikutnya tampak tak begitu sulit.

Di satu sisi, Liverpool juga masih unggul 16 poin atas rival terdekat mereka, Manchester city di klasemen sementara Premier League.

Bukan Sir Alex, Ini Sosok Manajer Terbaik Dalam Sejarah Liga Inggris

Sir Alex Ferguson boleh saja mencatatkan dirinya sebagai pelatih dengan gelar Premier League terbanyak dalam sejarah, namun eks pelatih Cardiff City, Neill Warnock tak lantas menganggapnya sebagai pelatih terbaik dalam sejarah Liga Inggris. Menariknya, Warnock justru menganggap eks pelatih Arsenal, Arsene Wenger sebagai yang terbaik.

Sir Alex Ferguson mulai menangani Manchester United sejak 1987 kemudian memutuskan pensiun pada tahun 2013 silam. Selama periode tersebut, dia berhasil mempersembahkan banyak gelar juara untuk Setan Merah, termasuk 12 gelar Liga Primer Inggris dan dua trofi Liga Champions Eropa. Kini dia dikenang sebagai pelatih legendaris klub Manchester tersebut.

Sedangkan Arsene Wenger sendiri menghabiskan waktunya selama dua dekade untuk melatih Arsenal. Ia tiba di Inggris pada tahun 90an dan baru cabut dari London pada tahun 2018. Wenger pun tercatat menjalani laga Premier League lebih banyak dari manajer lainnya (828 kali). Berbeda dengan Sir Alex yang persembahkan 12 gelar Liga, Wenger justru hanya memberikan 3 gelar Liga saja untuk Arsenal.

Namun demikian, faktanya pelatih asal Prancis itu adalah satu-satunya sosok pelatih dalam sejarah kompetisi yang mencatatkan rekor tak terkalahkan alias Invincibles tepatnya di musim 2003/04 silam. Total, The Gunners tak terkalahkan dalam 49 pertandingan. Neil Warnock bekerja sebagai pelatih selama empat dekade. Ia kemudian memilih lima manajer terhebat sepanjang masa yang berkarir di Premier League.

Yang bersangkutan lebih memilih Arsene Wenger untuk berada di urutan pertama ketimbang Sir Alex. Lepas dari raihan prestasi, manajer asal Prancis menurutnya telah membawa angin perubahan untuk sepakbola Inggris secara keseluruhan.

“Dihitung dari Liga ini dimulai, jika saya memilih lima manajer teratas saya, saya akan menempatkan Arsene Wenger di nomor satu, hanya karena ia mengubah seluruh pandangan pemain sepak bola modern. Ia membawa begitu banyak hal yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya – ahli gizi, kebugaran, video, teknologi,”

“Jadi saya pikir Wenger mengubah seluruh arah jalan sepak bola ketika ia datang ke Premier League,” ujar Warnock pada talkSPORT.

Menariknya, Sir Alex Ferguson justru berada di posisi ke empat, sedangkan posisi ke-2 dan ke-3 secara berurutan diduduki Pep Guardiola dan Jurgen klopp.

Nani Ternyata Sempat Nyaris Gabung Juventus

Mantan bintang Timnas Portugal, Luis Nani baru-baru ini mengungkapkan sebuah fakta yang jarang diketahui publik, bahwa di masa lalu dia sempat nyaris bergabung dengan raksasa Serie A Italia, Juventus. Kesempatan tersebut menghampirinya saat masih berkostum Manchester United, tapi pada akhirnya gagal terwujud.

Nani sendiri cukup lama bermain untuk Manchester United, dia merapat ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas tahun 2007 silam. Karena sama-sama berasal dari Sporting CP, tak ayal dirinya kerap disandingkan dengan bintang utama klub, Cristiano Ronaldo. Awalnya, Nani kerap jadi andalan, namun seiring berjalannya waktu dia mulai diabaikan.

Masalahnya adalah karena cedera yang dialami sang pemain sejak 2012 yang kemudian mengganggu performanya. Penampilannya terus menurun sejak saat itu. Dan sekarang, pria berumur 33 tahun tersebut sedang memperkuat salah satu klub MLS yakni Orlando City. Di Amerika Serikat, Nani berhasil mengemas 12 gol dari 30 penampilannya.

Karirnnya di Manchester United sendiri berakhir di tahun 2013, Nani sempat dipinjamkan ke Sporting CP, sebelum kemudian resmi dilepas permanen ke Fenerbahce. Padahal, sempat ada peluang bagi sang Winger untuk mencoba karir di Italia bersama Juventus, bahkan saat itu kesepakatan antara United dengan Klub Serie A sudah tercapai.

Namun, di menit-menit terakhir, Manchester United secara sepihak membatalkan transfer tersebut.

“Saat saya baru sembuh, saya akan pindah ke Juventus. Semua berjalan dengan baik. Juventus menginginkan saya. Direktur berkata ya, pelatih berkata ya. Dan pada menit-menit akhir, di detik terakhir, saat bursa transfer ditutup, mereka berkata: ‘Tidak, kami tak inginkan itu lagi, kami takkan membiarkan Nani pergi’,” Beber Nani kepada Tribuna Expresso.

Nani Bingung dengan keputusan klubnya itu, dia tentu saja merasa kecewa, terlebih Juventus terus berkembang sejak saat itu sampai sekarang, menjadi langganan juara Scudetto delapan musim terakhir secara beruntun.

“Saya bertanya kenapa. ‘Tidak, anda bertahan di sini. Anda takkan pergi’. Saya kecewa, kami berdebat. Namun saat saya sadar telah bertahan, saya bicara ke direktur dan berkata: ‘Saya di sini tahun ini, akan melakukan yang terbaik, anda menunjukkan bahwa saya berharga, terima kasih banyak,” tambahnya.

Ditahan Imbang Bilbao, Real Madrid Hanya Kurang Beruntung

Real Madrid gagal terus memepet puncak klasemen sementara La Liga Spanyol setelah hanya meraih satu poin dalam pertandingan melawan Athletic Bilbao akhir pekan kemarin. Namun, kiper Thibaut Courtois tak mau dipusingkan dengan kegagalan tersebut, baginya Real Madrid hanya tidak dinaungi keberuntungan saja.

Real Madrid menjamu Athletic Bilbao dalam lanjutan La Liga Spanyol Jornada ke-18 akhir pekan kemarin. Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Santiago bernabeu tersebut, Los Blancos gagal meraih poin penuh, setelah skor kacamata tak berubah sampai pluit panjang dibunyikan wasit.

Bermain di depan puluhan ribu pendukung setia mereka, Los Blancos mendominasi jalannya pertandingan. Bahkan, statistik menunjukkan bahwa Los Blancos menguasai hampir 70 persen penguasaan bola. Akan tetapi, sayang skor 0-0 tak berubah sampai pertandingan berakhir. Hasil ini jelas mengecewakan bagi Real Madrid.

Akan tetapi, kiper Thibaut courtois merasa bahwa Real Madrid hanya tidak dinaungi keberuntungan, sehingga gagal meraih kemenangan dalam laga tersebut.

“Kami memiliki peluang untuk menyelesaikan pertandingan. Keberuntungan tidak ada di pihak kami, saya pikir ada tiga gol dan melewatkan peluang, tetapi kiper lawan juga pantas mendapatkan kredit. Sayang sekali kami tidak mendapatkan tiga poin. Athletic kebobolan beberapa gol dan kami harus berhati-hati saat serangan balik karena mereka punya peluang juga.” kata Courtois di situs resmi Real Madrid.

Tapi bagaimanapun, hasil imbang melawan Athletic Bilbao kemarin menjadi hasil imbang ketiga secara beruntun yang diraih Real Madrid dalam tiga laga terakhirnya. Sebelum ini, mereka juga hanya bermain imbang melwan sang rival Barcelona. Namun, Courtois percaya tim arahan Zinedine Zidane akan segera mendapati hasil yang lebih baik.

“Kami memiliki tiga pertandingan intens dalam seminggu dan berpeluang untuk memenangkan ketiganya, tetapi kami hanya mendapat tiga poin. Tetapi saya tahu kami memiliki kualitas yang cukup untuk mencetak gol. Secara defensif kami cukup bagus, tapi memang kami menghambat diri sendiri” tutupnya.

Adapun, hasil imbang ini membuat Real madrid kian tertinggal dari puncak klasemen sementara. Barcelona berhasil meraih kemenangan atas Deportivo Alaves, yang artinya kini Los Blancos tertinggal dua poin dari sang rival.

Profil Dan Biodata Lengkap Philippe Coutinho

Satu lagi pemain Brazil yang meneruskan eksistensi Negeri Samba di klub Catalan, Barcelona, dia adalah philippe Coutinho. Bintang berusia 25 tahun tersebut telah resmi merapat ke Barcelona pada kesempatan bursa transfer musim dingin tahun ini. Sebenarnya, siapa sosok Coutinho dan bagaimana perjalanan karirnya ?

Profil Dan Biodata Lengkap Philippe Coutinho

Philippe Coutinho, 25 tahun, merupakan seorang pemain sepakbola Professional asal Brazil yang berposisi sebagai gelandang serang atau juga bisa bermain sebagai Winger, untuk klub sepakbola Spanyol FC Barcelona. Sebenarnya, Nama Coutinho sendiri sudah cukup populer sejak beberapa tahun terakhir, dan namanya semakin melambung sejak yang bersangkutan memutuskan bergabung dengan Barcelona pada musim dingin ini. Nah, berikut adalah Profil dan Biodata Lengkap Philippe Coutinho.

Nama Lengkap : Philippe Coutinho Correia
Nama Akrab : Philippe Coutinho
Tempat Lahir : Rio de Janeiro, Brazil
Tanggal Lahir : 12 Juni 1995
Tinggi Badan : 171 cm
Posisi Bermain : Gelandang Serang / Winger
Klub Saat ini : Barcelona
Kebangsaan : Brazil
Nomor Punggung : 7

Lahir di Rio de Janeiro Brazil, Coutinho tergabung dengan tim akademi Vasco da Gama pada tahun 1999, dia kemudian menjalani karir professional pertamanya bersama dengan Inter Milan pada tahun 2008, yang sekaligus jadi klub Eropa pertamanya. Namun karena masih sangat muda dan minim pengalaman, Coutinho dipinjamkan ke bekas klubnya, Vasco da Gamma dan juga Espanyol.

Setelah jarang mendapatkan kesempatan tampil, hanya mencatatkan 28 caps saja dan mencetak tiga gol diantaranya, Coutinho kemudian hengkang ke lIverpool pada tahun 2013. Bersama Klub Liga Primer Inggris tersebut, sang pemain berkembang cukup pesat.

Selama lima tahun, Coutinho mencatatkan 54 gol dari 202 laga di semua ajang bagi Liverpool. Dia kemudian ditebus Barcelona pada musim dingin tahun ini seharga 160 Juta Euro.

Sedangkan bersama Timnas Brazil, Coutinho baru catatkan delapan gol dari total 31 penampilannya.

Imutnya Pacar Penggawa Timnas U-19 Ini, Bikin Gemes !

Tim Nasional Indonesia U-19 menjadi sorotan belakangan ini terkait dengan performa apik yang ditampilkan para pemainnya pada ajang Piala AFC U-19 beberapa waktu lalu. Shahrian Abimanyu adalah salah satu pemain yang jadi perhatian, dan ternyata yang bersangkutan sudah memiliki kekasih, wanita beruntung itu adalah Aprillia Rasyid.

Imutnya Pacar Penggawa Timnas U-19 Ini, Bikin Gemes !

Sebagaimana diketahui, Tim Nasional Indonesia U-19 memang tampil gemilang sepanjang kompetisi piala AFC U-19, meskipun gagal melangkah ke babak semifinal, namun para pemain arahan Indra Sjafri tetap jadi sorotan. Performa apik ditampilkan para pemain secara keseluruhan, dan tak hanya Egy Maulana Vikri seorang yang diperbincangkan media-media tanah air, tapi pemain lainnya juga.

Salah satunya adalah Shahrian Abimanyu, yang kerap jadi sorotan media, terlebih setelah yang bersangkutan resmi bergabung dengan Sriwijaya FC. Nah, Keputusan Abimanyu bergabung dengan klub Liga 1 Indonesia tersebut sendiri praktis membuat yang bersangkutan tak terlepas dari pemberitaan media, terlebih kehidupannya di luar lapangan.

Nah, baru-baru ini terungkap siapa sosok kekasih dari pemain berusia 18 tahun tersebut, dimana wanita itu adalah Aprillia Rasyid.

Di tengah kesibukannya mempersiapkan diri untuk bermain bagi laskar Wong kito, rasa lelah mungkin akan berkurang dengan dukungan wanita cantik yang menjadi tambatan hatinya. Apalagi, ia adalah wanita yang memiliki wajah adem yang aduhai. Hubungan mesra antara Abimanyu dan Aprillia bisa diketahui melalui Instastory. Mereka kerap menunjukkan kemesraan mereka kepada para pengikutnya di media sosial.

Jika dilihat dari Foto-foto instagram Aprillia, wanita berusia 17 tahun ini sepertinya memiliki wajah yang begitu imut, bikin kaum adam merasa gemes. Well, para netizen pun menilai bahwa yang Abimanyu telah memilih pasangan yang tepat

Dicueki Lionel Messi, Model Panas Ini Dekati Coutinho

Masih Ingat dengan Suzy Cortes ? Dia adalah seorang model seksi asal Brazil yang sempat mencoba untuk menggoda bintang utama Barcelona, Lionel Messi. Nah, setelah diacuhkan Bintang Argentina tersebut, Suzy dipercaya mengalihkan pandangannya kepada bintang baru Barca, Philippe Coutinho.

Dicueki Lionel Messi, Model Panas Ini Dekati Coutinho
Kebintangan seorang pemain sepakbola di atas lapangan memang begitu menggoda kaum hawa di hampir seluruh pelosok dunia, apalagi setelah mengetahui gaji selangit yang didapat seorang pemain setiap pekannya. Terlebih seorang Lionel Messi yang diklaim sebagai pemain dengan gaji tertinggi di dunia.

Sinar Lionel messi sebagai superstar memang tak perlu diragukan lagi, dia telah memenangkan semua gelar yang tersedia di level klub bersama dengan Barcelona. Di satu sisi, yang bersangkutan juga tampil konsisten meski usianya sudah tak muda lagi. Tak heran jika banyak wanita yang kesemsem dengan La Pulga, tak terkecuali Suzy Cortez.

Tahun lalu, Model seksi asal brazil ini beberapa kali mengunggah foto dengan Jersey Barcelona yang bertuliskan nama Messi di bagian punggungnya. Bahkan, sang Model tak segan untuk menandai pemain berusia 30 tahun tersebut setiap postingan foto yang diunggahnya di instagram.

Sayangnya, aksinya tersebut selalu diabaikan oleh Messi, Namun Suzy sendiri nampaknya tidak perlu bersedih lagi. Pasalnya ia kini memiliki idola baru di Barcelona, yaitu Philippe Coutinho. Coutinho sendiri merupakan pembelian pertama Barcelona di bulan Januari ini. Ia didatangkan dari Liverpool dengan mahar transfer fantastis mencapai 142 juta pounds.

Kedatangan Coutinho ini langsung disambut gembira oleh Suzy. Pemenang kontes bokong indah, MissBumBum ini langsung mengunggah foto syur dirinya sebagai bentuk ungkapan selamat datang bagi sang playmaker.

Well, Sebagai informasi, Coutinho sendiri sejatinya sudah memiliki seorang istri dan anak.